Honda Freed Demi Gengsi

 

 

Sebagai sesama pemilik Honda Freed, Herry merasa tertantang ketika ada mobil sejenis bertenaga lebih besar. “Pokoknya mobil ini harus lebih kencang dari Freed yang pernah ikut drag race di Sirkuit Sentul danpake turbo,” tegas Teddy, modifikator dari SS Performance, mengulangi keinginan Herry saat menyerahkan mobilnya untuk dioprek.

Supercharger dan NOS
Teddy langsung memasang supercharger  Sprintex pada mesin mobil keluaran 2010 itu. “Sebenarnya saya mau pasang turbo, namun ia langsung menolak karena  beda dari rivalnya,” ungkap Didu panggilan Teddy. Untuk memperbesar tekanan yang dihasilkan supercharger, diameter puli bawaan diperkecil.  Tekanan dihasilkan mencapai 1,2 bar naik mencolok dibandingkan standarnya 0,4 bar.

Organ jeroan juga diganti untuk menambah kemampuan “ngacir” sekaligus  meningkatkan daya tahannya. Penggantian meliputi camshaft Jun Auto, katup stainless steel dan per klep buatan Bisimoto, titanium retainer kit untuk turbo, piston kompresi rendah Wiseco dan setang piston Crower. Lainnya yang diganti adalah header, filter udara, pompa bensin dan pendingin oli.

Belum cukup, masih ada “supplement” yang tak kalah sensasinya, yaitu NOS dengan purge valve system dari Nitrous Express. Tabungnya ditempatkan antara jok pengemudi dan penumpang depan.

Modis
Kabin juga dipermak habis dengan alasan, sang kompetitor cuma fokus pada mesin. Semua jok asli dicopot, diganti dengan produk Bride model semi balap dan hanya dibuat untuk memuat 4 penumpang (2 baris). Jok belakang dimudnurkan sehingga menghasilkan ruang penumpang dan bagasi yang lebih lega.

Untuk hiburan dipasang pula monitor di plafon dekat pilar B dan di sisi dalam pintu geser. Bagasi dimanfaatkan untuk subwoofer dan penguat suara (power amplifier). Uniknya power dan jajaran kapasitor (capasitor bank) yang yang ditanam di bagasi, penempatannya bisa dikontrol dengan menekan tombol (listrik) atau motorized. Sisi dalam pintu belakang juga digantung monitor LCD dengan DVD player. 

Penampilan juga dibuat beda namun tidak terlalu ‘wah’. Atap dipasangi 2 sunroof  terpisah, sesuai denan posisi jok depan-belakang. Setelah itu seluruh bodi  ditempeli stiker kuning.

Biar tidak sepi, sisi bodi ditambah lagi stiker salah satu tokoh Transformer yakni Bumblebee. Beberapa bodi  kit juga ikut menghias di bemper depan-belakang dan side skirt.

Lengkap sudah perbedaan Freed ini, tak hanya sekadar kencang, juga makin sedap dipandang!

 

Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s